Selasa, 17 Juli 2012

Oh My Allah :(



Ya Allah, aku lelah...
Ya Allah, bolehkah aku beristirahat?

Hari ini aku begitu terpuruk,dalam diam. Menahan semua rasa dan emosi. Menahan serta mencoba bertahan dengan semua beban yang menghimpit. Entah mengapa, hari ini tak seperti biasanya. Seperti bukan diriku yang selama ini kukenal. Aku merasa diri ini begitu berkecil hati, seaakan diri ini memulai aksi unjuk rasanya, menentang semua rutinitas yang selama ini kulakukan. Semua rutinitas yang selama ini aku bangun dengan keoptimisan. Meski tak memungkiri terkadang hati ini mendengus kesal, mencibir dan mengumpat betapa menyedihkannya hidup ini.
Namun semua rasa itu hanya kupendam, kupendam dan kukubur rapat-rapat. Aku tak mau ada orang yang tahu, aku tak mau ada orang yang merasa hidup ini begitu menyedihkan.


Aku percaya hidup ini begitu indah, semua nikmat dari Allah tercurah padaku. Seaakan tak ada habis-habisnya Ia menurunkan karunia dan rahmatnya. Namun diri ini begitu kerdil, menganggap besar suatu masalah yang kecil. Mendengus, dan hanya menggerutu betapa sulit dan besarnya beban hidupku. Hari ini, aku merasa begitu lemah, terbesit sebuah pertanyaan 


inikah titik lemahku?Inikah titik terendahku?Titik di mana aku mulai mengenal sebuah kata pesimis?

Ya Allah, bantu aku... Sungguh aku tak mau mengenal kata itu. Aku ingin terus bertahan! Aku ingin tetap berjuang di jalan ini!


Ya Allah, sungguh berilah diri ini kekuatan untuk tidak hanya sekedar menggerutu meski hanya sekejap, meski hanya terbesit di hati yang terdalam. 


Ya Allah, biarlah hati ini yang menatanya, biarlah mulut ini terkunci untuk mengatakan sebuah kritik dan gerutu yang hanya berharap semua kan menjadi lebih mudah tanpa ada aksi yang nyata. 
Biarlah mulut ini tetap terkunci agar ia tak menyalahkan keadaan, agar ia tetap menatap jauh bahwa ia pasti mampu menghadapinya.
Biarlah hanya telinga ini yang mendengar, kala semua orang mulai menggerutukan nasib dan hidupnya. Kala semua mulai menyalahkan takdir yang telah Engkau gariskan. 
Biarlah hanya telinga ini yang bekerja, mendengar lalu beristigfar... 

Membalas semua gerutu mereka dengan senyum keoptimisan, sebuah senyum penyemangat bahwa Engkau sungguh Maha Bijaksana telah menempatkan pada posisi yang sulit...
Hingga pada akhirnya nanti aku kan tumbuh menjadi seseorang yang lebih baik lagi, lebih bermanfaat dan lebih tangguh dari aku hari ini...

Sabtu, 14 Juli 2012

AKU SANGAT MEMBENCIMU!


AKU SANGAT MEMBENCIMU


Di relung hatiku yang terdalam
Masih terukir rasa sayang
Yang mungkin takkan sirna..
Sampai nanti aku menutup mata

Kau begitu berarti dalam hidupku
Melebihi semua yang ku punya
Sehingga kepergianmu..
Menorehkan luka yang teramat dalam
Meskipun rasa cintaku tak pernah padam

Aku tak mengharap engkau kembali..
Ataupun cinta bersemi lagi
Hanya menginginkan luka ini
Luruh oleh sang waktu
Dan mentari kembali tersenyum padaku

Dari hatiku yang terdalam..
Aku masih menyayangimu
Walaupun kebencianku masih membara
Tetapi rasa cinta yang pernah ada..
Tak akan sirna..
Karena selalu menyala , saat kenangan ,
Dan bayanganmu hadir..
Kau begitu berarti..
Namun aku sangat membencimu ,
Karena kerapuhan hatimu
Menggenggam cinta..
Saat aku meyakininya
Kau hempaskan tanpa ada penyesalan

Ramadhan Coming Soon! ^_^


Bulan sya'ban semakin mendekati babak fhinis purnama beberapa hari kan tiba bulan ramadhan di depan mata 
sebagai mumkin setia sambutlah dengan gembira . ada kalimat yang berkata " barang siapa yang bergembira dengan datangnya rhmadhan maka diampuni dosanya " sungguh ini motivasi buat kita agar menyambut romadhan dengan bahagia dalam arti kata menyiapkan mental , fisik dan materi untuk melaksanakan amalan sunnah di malam dan amalan wajijib atau faridoh di siang hari , yaitu saum atau puasa .

Puasa di bulan rhamadhan hukumnya fardhu ain bagi kaum muslimin yang kaya dan yang miskin sama , kefarduan rhamadan berbeda dengan kefarduan sholat pada wanita dimana wanita saat dalam berhadas besar dilarang melakukan sholat dan puasa namun puasa wajib di qodo atau diganti dihari lain sedangkan sholat tidak .diambil dalil oleah paradigma islam hadis yang mashur yaitu hadits siti a'isah .

Puasa diwajibkan semenjak mulai terbit pajar hingga magrib atau terbenam matahari  , tapi meski demikian kita dianjurkan untuk imsak bahkan hukum imsak adalah wajib menurut ulama fiqih syafii . imsyak sekitar 10 menit sebelum waktu terbit fajar . disini kita mulai dilarang makan dan minum dan menghindari jalan dosa lainnya seperti mencaci , mezolimi orang lain, menyakiti hati oarang lain dan sebagainya .

Denagan mempersiapkan mental dan fisik juga materi dan ilmu pelaksanaan peraktek puasa pada dasarnya termasuk berbahagia dengan datangnya rhamadan . Nah oleh sebab itu persiapkan ilmu untuk peraktek ibadah Puasa dibulan ramadhan nanti agar ibadah kita diteriama sebab berkata imam ibnu ruslan dalam zubad " amal ibadah tanpa ilmu adalah ditolak dan tidak diterima " jelas ibadah harus disertai ilmu mumpung masih ada waktu belajar minta keteranagan sama ustaz setemapat masing-masing agar beliau menjelsakan tata cara ibadah Puasa . oke segitu saja wallohu'lam